Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex in Action

Ketua FOSS UNTAN sedang memberikan Kata Sambutan

Suasana Pelatihan....
Workshop OSS di Ruang Pelatihan Gedung UNTAN.Net
Tanggal 18 Desember 2008 digelar Workshop Open Source Software oleh Pusat Pendayagunaan Open Source Software (POSS) Univ.Tanjung Pura di Gedung UNTAN.Net.
Bertindak dari pemateri adalah tim dari PLUG yaitu
Farly “Flix” Detrias, S.Kom (Tutor Ubuntu Linux)
Citra “Dirgita Devina” Paska (Tutor OpenOffice)
Jack “The SuperVillain” Luthor A.K.A Lex A.K.A Aleng (Korlap)
Kadang-kadang gw merasa yg no.3 ini bukan manusia saking
banyak nicknamenya :) ……. whatever
Febriansyah “Winchester” (Technical Support)
Karena kendala teknis, maka acara baru dimulai pukul 08.30, telat 1 jam dari jadual yang direncanakan (…guys please don’t make this routine..).

Farly Detrias, S.Kom sedang memberikan materi "Pengenalan Ubuntu Linux"
Peserta terdiri dari karyawan PNS baik dari dinas pemerintah kota maupun kabupaten, karyawan BUMN, pemilik toko komputer dan mahasiswa.
Karena waktu promosi kegiatan yang sedikit dan pelaksanaannya berdekatan dengan akhir tahun, maka jumlah peserta yang terjaring cukup sedikit yaitu sebanyak 25 orang.
Acara dibuka oleh Bapak Daniel selaku ketua POSS UNTAN. Beliau menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan peran dan fungsi jaringan POSS universitas.
Beliau juga memberikan apresiasinya atas antusiasme para peserta dari daerah kabupaten yang sudah menyempatkan waktu untuk mengikuti kegiatan POSS UNTAN ini.
Setelah kata sambutan oleh Ketua POSS UNTAN, maka acara workshop dimulai.
Pada sesi pertama diberikan materi :
Presentasi mengenai OSS
Pengenalan Linux
Instalasi Ubuntu Linux
Mengenal File dan Folder dengan Nautilus
Konfigurasi Ubuntu Linux

Suasana kelas pelatihan Ubuntu Linux
Sesi kedua dimulai setelah istirahat dan makan siang, disini peserta disuguhi materi case file (contoh kasus) OpenOffice yang sering ditemui oleh karyawan baik PNS maupun swasta, yaitu :
Membuat Surat Resmi ber-kop dengan OpenOffice Writer
Mail merge dengan OpenOffice Writer
Membuat laporan keuangan dengan OpenOffice Calc
Membuat presentasi interaktif dengan OpenOffice Impress
Secara keseluruhan terlihat jalinan keakraban antara instruktur dengan peserta sehingga membuat peserta tidak sungkan-sungkan bertanya atau minta bantuan. Hal inilah yang membuat materi yang cukup banyak dapat diserap dengan baik oleh peserta.
Acara ditutup pukul 17.15WIB dengan pembagian sertifikat oleh panitia.
Berdasarkan feedback form yang diisi oleh peserta, tampak apresiasi yang baik oleh peserta kepada tim PLUG sebagai pemateri. Dan banyak pula yang semakin tertarik kepada OSS.
PLUG juga ingin menyampaikan terima kasih atas undangan POSS UNTAN kepada PLUG sebagai pemateri. Dan kepada peserta kami ucapkan terima kasih atas apresiasinya, semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi kita semua.
Akhir kata tak lupa kami berikan applause kepada tim PLUG yang sudah bekerja keras menyiapkan modul dan memberikan pelatihan pada workshop OSS tempo hari.
Keep the good work guys, and keep breaking the chains.
May the source be with us.
ps : Semua modul materi workshop OSS bisa didownload oleh member di files section milis-plug
Mudik Akhir Tahun 2008
Mulai tanggal 19 desember 08 saya mengambil cuti tahunan sambil memanfaatkan momen cuti bersama hari Natal dan Tahun Baru serta mempertemukannya secara manis dengan keinginan terpendam istri yang sudah lama ingin bersua dengan keluarga di Jawa.
Tiket Pergi sudah beres termasuk tiket untuk pulangnya. Ini jadwal kita :
20 des 08 :
12.05 Pesawat Lion Air Pontianak-Jakarta
13.20 Tiba di Cengkareng
14.00 Setelah ngambil bagasi dan sholat, kita naek Bis Damri arah Gubeng
16.35 Sampek di Gambir (setelah sempat stress karena macet dan mepetnya waktu dengan jadwal kereta api
17.00 Naek Kereta Api Bima Gambir-Surabaya Gubeng
21 Des 08 :
06.44 Akhirnya tiba di Stasiun Gubeng Surabaya
10.15 Diantar keluarga saya di Surabaya ke Lamongan (hometown of my wife)
Rencananya tanggal 2 Januari 2008 kita cabut lagi ke Pontianak pake Batavia Air Surabaya – Pontianak. Kayaknya udah cukup deh 13-an jam di kereta api (hehehe…).
Tiket Pergi sudah beres termasuk tiket untuk pulangnya. Ini jadwal kita :
20 des 08 :
12.05 Pesawat Lion Air Pontianak-Jakarta
13.20 Tiba di Cengkareng
14.00 Setelah ngambil bagasi dan sholat, kita naek Bis Damri arah Gubeng
16.35 Sampek di Gambir (setelah sempat stress karena macet dan mepetnya waktu dengan jadwal kereta api
17.00 Naek Kereta Api Bima Gambir-Surabaya Gubeng
21 Des 08 :
06.44 Akhirnya tiba di Stasiun Gubeng Surabaya
10.15 Diantar keluarga saya di Surabaya ke Lamongan (hometown of my wife)
Rencananya tanggal 2 Januari 2008 kita cabut lagi ke Pontianak pake Batavia Air Surabaya – Pontianak. Kayaknya udah cukup deh 13-an jam di kereta api (hehehe…).
Label:
Batavia Air,
kerete api,
lamongan,
LIon air,
mudik,
pesawat,
surabaya
ohh yess...ohh noo...
Ubuntu 8.10 akhirnya tinggal di dalam hardisk laptop Dell Latitude D630 saya setelah terinstal hari Selasa, 16 Des 08 kmaren.Sejumlah catatan kecil pengalaman install OS favorite ini adalah :
ohh noo...:
1. Ngunduh / download file image (.iso) yang 4-5 jam karena pake telkomsel flash
2. Setelah terinstal dari beban 698-an MB, saya sambung ke internet dan harus menginstal pemutakhiran sebanyak 190 berkas, dengan ukuran unduh 201,1 MB. Waktu yang diperlukan dari jam 10 pagi sampek jam 4 sore (pufff.....)
3. Belum bisa mengaktifkan Wi-Fi
4. Belum bisa instal driver printer
5. Compiz fusion gimana ya ?
ohh yess...:
1. Kepuasan bathin karena hadirnya warga baru OS open source
2. Harga yang mahal berasal dari perjuangan download, instal up date, dll
3. No worry about virus. Virus dan spyware merupakan musuh besar kantoran.
4. Semakin rajin mbaca di forum, milis tentang troubleshooting Ubuntu
5. Bisa promosi ke orang-orang tentang kecanggihan Ubuntu
ohh noo...:
1. Ngunduh / download file image (.iso) yang 4-5 jam karena pake telkomsel flash
2. Setelah terinstal dari beban 698-an MB, saya sambung ke internet dan harus menginstal pemutakhiran sebanyak 190 berkas, dengan ukuran unduh 201,1 MB. Waktu yang diperlukan dari jam 10 pagi sampek jam 4 sore (pufff.....)
3. Belum bisa mengaktifkan Wi-Fi
4. Belum bisa instal driver printer
5. Compiz fusion gimana ya ?
ohh yess...:
1. Kepuasan bathin karena hadirnya warga baru OS open source
2. Harga yang mahal berasal dari perjuangan download, instal up date, dll
3. No worry about virus. Virus dan spyware merupakan musuh besar kantoran.
4. Semakin rajin mbaca di forum, milis tentang troubleshooting Ubuntu
5. Bisa promosi ke orang-orang tentang kecanggihan Ubuntu
Mengunduh Ubuntu 8.10 via Telkomsel Flash: Dibutuhkan Kesabaran level Expert dari User Beginner

Udah gak sabaran lagi mencicipi nikmatnya Ubuntu 8.10 walaupun via Virtual Box di dalam Genuine Windows XP SP 3. Toh di-instal langsung (via Wubi) ke laptop Axioo dengan chipset SiS Mirage 3 Graphic -pun tetap nabrak tembok alias percuma karena blom support (kapan ya ?).
Waktu yang dibutuhkan mengambil file iso 698,82 Mb ini sekitar 07:54:00 jam, start jam 19-an kira-kira selesai jam 03-an dinihari. Lebih cepat daripada :
1. Nunggu Majalah Info Linux terbaru (Januari 2009 ??)
2. Pesan via Shipit Ubuntu yang berminggu-minggu lamanya
Cara bijaksana-bijaksini dalam penantian OS Linux terbaru :
1. Terus memikirkan :
1.a. Betapa penting dan tenangnya hati mengkonsumsi barang asli tapi gratis, daripada bajakan tapi gratis.
1.b. Penghargaan yang tinggi kepada para pengembang Linux yang berhati mulia merelakan hasil kerjanya di-gratiskan (dan selalu gratis-forever) dan digandakan tanpa copyright.
1.c. Harapan semua orang yang menginginkan pendidikan murah yang tidak murahan melalui program IT yang berkualitas dan gratis (sambil membayangkan film Laskar Pelangi)
2. Tidur seperti biasanya, pasang alarm jam 3-an pagi. Bagi yang muslim, bisa sambil sholat Tahajud sambil bersyukur bahwa hasil unduhannya bisa dinikmati setelah jam 3 pagi hingga waktu yang tak terbatas.
3. Jangan terlalu euphoria jika hasil download telah completed, bisa jadi hasil file-nya corrupt dan bersiap-siaplah melakukan pengunduhan ulang pada malam berikutnya sambil membaca ulang pula poin-poin Bijaksana-bijaksini, makanya segeralah lakukan instalasinya.
4. Mulai jam kantor, berusaha untuk memulai iklan mengenai keberhasilan mengunduh Ubuntu 8.10 kepada rekan-rekan kantor yang sibuk kerja atau rekan yang sibuk meng-klik tanda “X” OS Windows bajakannya yang bertuliskan Install Update Ready for this computer di sudut kanan bawah.
5. Loading….Please Wait…..
6. Under construction. Try Another active Link Site…….
Lembar yang terlepas dari cerita indah tentang kebersamaan...

Hidup itu lengkap,kata orang, ada senang, sedih, bertemu, berpisah...
Namun terkadang hati tdklah bisa lengkap dan superior menerimanya,
Buktinya, kata realita, ada tangis ketika berpisah, ada tawa ketika bertemu...
Begitulah, kata orang, hanya waktu yg akan membenahi setiap luka dan menambalnya dengan melupakannya...
Tidak ! Kata hati, sesuatu yg indah dan sesuatu yg menyakitkan bukanlah urusan waktu yg selalu phlegmatis...tapi pekerjaan cinta yg melankolis...yg merasa waktu telah mempersempit keindahannya dan meluaskan rasa sedih ketika berpisah.
Penyuluhan Flu Burung di Ketapang



Setelah dirasa cukup, acara pun dimulai, kepala desa atau yang mewakili, para petani-peternak, ketua kelompok tani, para ibu rumah tangga dan anak-anak, memenuhi halaman rumah warga yang kami jadikan live concert penyuluhan.
"Pak, ada gak foto-foto flu burung, karena di sini banyak yang piara unggas ?" Tanya pak Kumis, ketua kelompok tani.
"Insya Allah ada, Pak."
Pas dapet session sayapun menjelaskan secara ringkas mengenai penyakit unggas terutama Flu burung / Avian Influenza.
Dan malam itu, walaupun ada sedikit gangguan teknis, dapat berjalan mulus.
Terima kasih kepada masyarakat Desa Suka Baru, Kec. Benoa Kayong, Kab. Ketapang dan jajaran Dinas Peternakan-nya.
From Bandung with keripik

Semula sy males bgt bawa2 barang lebih dari tas ransel dan tas pakaian. Ribet !
Tapi rekan2 yg bsemangat membeli oleh2 berhasil memprovokasi sy.
Keripik tempe, k pisang, k daun bayam, dendeng belut, dodol garut sy mskin kardus, ng gak berat tp dibagasikan juga hehehe...yah akhrnya kalian ikut ke pontianak jg ya ?
Pertahanan Jebol
Tiga hari di lapangan, mulai tanggal 25 Nov 08, fisik saya akhirnya benar-benar jebol.
Hari 1
Pas jadwal pengambilan sample darah ayam sekitar jam 7 malem, saya gak ikut mendampingi para tamu. Duduk-duduk aja di Puskeswan (sejenis ma Puskesmas-pada manusia), minum Royal jelly yang bentuk tablet 2 biji langsung (emang dosisnya 2 biji sekali minum-bukan over dosis lho), trus dahi sampe’ leher belakang dimandiin balsam pedas. Itupun gak dibawa baring, karena banyak pasien yang kangen untuk ketemu (maksudnya, para nyamuk yang ngerubuti saya bak artis). Alhasil, duduk di ruang tamu ma Rudi (guru SMK magang) dan pak Edi (driver) sambil menginfus diri minum air putih sebanyak-banyaknya (entah udah berapa gelas-10 an kali ?), juga sambil ndengerin pak Edi cerita masa mudanya dulu yang kerja ma orang Australia. Saya berusaha enjoy sambil melepaskan penat, dan masuk ke fikiran pak Edi dan berhasil.
Malam sekitar jam 1 malam, rombongan kita tiba di kota Bengkayang (Kab. Bengkayang termasuk daerah yang berbatasan darat dengan Malaysia). Saya masuk kamar, kepala menindihi bantal, kaki melilit guling dan terlelap….
Hari 2
Pagi jam 06.36 bangun, badan seger banget. Setelah sholat subuh (kesiangan), ngidupin One Laptop Per Child (OLPC ? gak ! maksudnya “punya laptop satu yang dipake sendiri”), nge-blog sambil posting and comments.
Hari ini ke lapangan lagi….. sampe’ jam 10 malem.
Badan mulai jebol lagi karena kebanyakan kena angin malam, kaca mobil biang keroknya. Jaket gak bawa, Cuma pake sweater yang semi jacket. Tapi syukurlah, sempat singgah di pasar alun-alun kota Mempawah. Sepanjang tempat parkiran itu (ada gak ya sekitar 200 meter di masing2 sisi kiri-kanan jalannya ?) isinya makanan tok. Karena para tamu makannya gak sungkan-sungkan, saya juga mengisi perut dengan sepiring sate ayam, semangkuk sup tulang, sepiring nasi, segelas es jeruk manis, segelas es teh manis, sepotong timun segar. Semua ludes ! Semua geleng-geleng kepala.
“Serius nih ?” Mungkin gitu ya pikir mereka.
Yach, seserius mereka yang juga menghabisi lebih dari 1 jenis menu dan lebih dari 1 porsi.
Hari 3
Berangkat lagi ke Kab. Kubu Raya (Rasau Jaya, Sungai Kakap) ngambil sample darah ayam kampong. Target 400-an sample ? Hah, sayapun baru tahu pas di lapangan.
Kerja mulai pagi sampe siang. Jam 1 siang, saya drop lagi dan coba dibawa tiduran di Masjid di Sungai Kakap, sementara tim melanjutkan sampling tanpa saya untuk 1 jam-an.
Badan masih belum stabil hingga jam 4 an sore, kepala terasa mau keluar sendiri dari leher (ih serem kalo itu benar-benar terjadi). Pas di rumah, minum obat agar ketakutan itu gak terjadi. Alhamdulillah, magrib ini kepala ringan, badan segar.
Hari 4
Belooom….kan belum terjadi. Knapa gak sekalian baca Koran besok ?
Hari 1
Pas jadwal pengambilan sample darah ayam sekitar jam 7 malem, saya gak ikut mendampingi para tamu. Duduk-duduk aja di Puskeswan (sejenis ma Puskesmas-pada manusia), minum Royal jelly yang bentuk tablet 2 biji langsung (emang dosisnya 2 biji sekali minum-bukan over dosis lho), trus dahi sampe’ leher belakang dimandiin balsam pedas. Itupun gak dibawa baring, karena banyak pasien yang kangen untuk ketemu (maksudnya, para nyamuk yang ngerubuti saya bak artis). Alhasil, duduk di ruang tamu ma Rudi (guru SMK magang) dan pak Edi (driver) sambil menginfus diri minum air putih sebanyak-banyaknya (entah udah berapa gelas-10 an kali ?), juga sambil ndengerin pak Edi cerita masa mudanya dulu yang kerja ma orang Australia. Saya berusaha enjoy sambil melepaskan penat, dan masuk ke fikiran pak Edi dan berhasil.
Malam sekitar jam 1 malam, rombongan kita tiba di kota Bengkayang (Kab. Bengkayang termasuk daerah yang berbatasan darat dengan Malaysia). Saya masuk kamar, kepala menindihi bantal, kaki melilit guling dan terlelap….
Hari 2
Pagi jam 06.36 bangun, badan seger banget. Setelah sholat subuh (kesiangan), ngidupin One Laptop Per Child (OLPC ? gak ! maksudnya “punya laptop satu yang dipake sendiri”), nge-blog sambil posting and comments.
Hari ini ke lapangan lagi….. sampe’ jam 10 malem.
Badan mulai jebol lagi karena kebanyakan kena angin malam, kaca mobil biang keroknya. Jaket gak bawa, Cuma pake sweater yang semi jacket. Tapi syukurlah, sempat singgah di pasar alun-alun kota Mempawah. Sepanjang tempat parkiran itu (ada gak ya sekitar 200 meter di masing2 sisi kiri-kanan jalannya ?) isinya makanan tok. Karena para tamu makannya gak sungkan-sungkan, saya juga mengisi perut dengan sepiring sate ayam, semangkuk sup tulang, sepiring nasi, segelas es jeruk manis, segelas es teh manis, sepotong timun segar. Semua ludes ! Semua geleng-geleng kepala.
“Serius nih ?” Mungkin gitu ya pikir mereka.
Yach, seserius mereka yang juga menghabisi lebih dari 1 jenis menu dan lebih dari 1 porsi.
Hari 3
Berangkat lagi ke Kab. Kubu Raya (Rasau Jaya, Sungai Kakap) ngambil sample darah ayam kampong. Target 400-an sample ? Hah, sayapun baru tahu pas di lapangan.
Kerja mulai pagi sampe siang. Jam 1 siang, saya drop lagi dan coba dibawa tiduran di Masjid di Sungai Kakap, sementara tim melanjutkan sampling tanpa saya untuk 1 jam-an.
Badan masih belum stabil hingga jam 4 an sore, kepala terasa mau keluar sendiri dari leher (ih serem kalo itu benar-benar terjadi). Pas di rumah, minum obat agar ketakutan itu gak terjadi. Alhamdulillah, magrib ini kepala ringan, badan segar.
Hari 4
Belooom….kan belum terjadi. Knapa gak sekalian baca Koran besok ?
November : Super sibuk !
Menjelang akhir tahun ini, kesibukan terasa banget luar biasanya. Mulai minggu pertama, pertemuan LDCC Koordinator se-Indonesia di Mercure Hotel Ancol Jakarta. Minggu kedua, pertemuan Tata Hubungan CMU-RMU-LDCC di Batam. Minggu ketiga, surveilans pembebasan AI di Ketapang. Dan minggu keempat ini, rencananya mendampingi tamu ke kabupaten selama 4 - 5 hari.
Capek ? Iya. Ada senangnya juga sih ketika pekerjaan itu dianggap bukan beban dan dinikmati saja. Saya inget di era 80-an ada lagu Easy like Sunday Morning….Nah la yaitu, semoga setiap hari bisa easy kayak Sunday morning terus.
Jenuh ? Iya kadang-kadang, jika besoknya-besoknya lagi melakukan hal yang sama, yaitu Cuma duduk, dengar, diam. Tapi semoga nggak juga lah ya.
Pernah baca juga buku Be Negative-nya Naomi Susan. Kalo gak salah begini, Memang berat jika memiliki banyak kesibukan, tetapi akan lebih berat lagi jika tidak memiliki pekerjaan.
Pas saya merasa berada dalam posisi Cuma duduk-Cuma diam-Cuma dengar, mungkin emang belum saatnya saya berbicara terlalu banyak-mengomentari pekerjaan orang terlalu banyak atau mungkin orang terlalu banyak mengomentari pekerjaan orang lain ? Sedikit-sedikit kok komentar, komentar kok tidak sedikit-sedikit ? hehe….
Pernah dalam suatu forum, sejumlah peserta senior memberikan komentar dan kritik tentang suatu rencana kegiatan, sesaat saya merasa seperti orang yang ketinggalan kereta dan menjadi kerdil dengan mulut yang bisu, ah kenapa tiba-tiba saya tidak memiliki ide seperti mereka ? Ada apa ini, apakah memang saya tidak menguasai materi ? Lama banget saya merasa heran, hingga akhirnya saya bisa mempelajari sesuatu dari mereka.
Ternyata, banyak kajian dangkal yang dilontarkan karena telah merasa mendapat kesempatan berbicara. Banyak sekali komentar yang dijawab sendiri (secara tidak sengaja).
Bisik-bisik sesama junior, “ah begitulah, ego !” komentar kami.
Yach itulah dinamika diskusi dalam pertemuan, rapat, workshop, dll. Banyak ilmu dan hikmah yang didapat. Kadang yang membuat saya salut, sifat fair setelah diskusi alot. Setelah panas-panasan, yach guyon lagi, kumpul-kumpul lagi. Semoga selalu begitu ya !
Capek ? Iya. Ada senangnya juga sih ketika pekerjaan itu dianggap bukan beban dan dinikmati saja. Saya inget di era 80-an ada lagu Easy like Sunday Morning….Nah la yaitu, semoga setiap hari bisa easy kayak Sunday morning terus.
Jenuh ? Iya kadang-kadang, jika besoknya-besoknya lagi melakukan hal yang sama, yaitu Cuma duduk, dengar, diam. Tapi semoga nggak juga lah ya.
Pernah baca juga buku Be Negative-nya Naomi Susan. Kalo gak salah begini, Memang berat jika memiliki banyak kesibukan, tetapi akan lebih berat lagi jika tidak memiliki pekerjaan.
Pas saya merasa berada dalam posisi Cuma duduk-Cuma diam-Cuma dengar, mungkin emang belum saatnya saya berbicara terlalu banyak-mengomentari pekerjaan orang terlalu banyak atau mungkin orang terlalu banyak mengomentari pekerjaan orang lain ? Sedikit-sedikit kok komentar, komentar kok tidak sedikit-sedikit ? hehe….
Pernah dalam suatu forum, sejumlah peserta senior memberikan komentar dan kritik tentang suatu rencana kegiatan, sesaat saya merasa seperti orang yang ketinggalan kereta dan menjadi kerdil dengan mulut yang bisu, ah kenapa tiba-tiba saya tidak memiliki ide seperti mereka ? Ada apa ini, apakah memang saya tidak menguasai materi ? Lama banget saya merasa heran, hingga akhirnya saya bisa mempelajari sesuatu dari mereka.
Ternyata, banyak kajian dangkal yang dilontarkan karena telah merasa mendapat kesempatan berbicara. Banyak sekali komentar yang dijawab sendiri (secara tidak sengaja).
Bisik-bisik sesama junior, “ah begitulah, ego !” komentar kami.
Yach itulah dinamika diskusi dalam pertemuan, rapat, workshop, dll. Banyak ilmu dan hikmah yang didapat. Kadang yang membuat saya salut, sifat fair setelah diskusi alot. Setelah panas-panasan, yach guyon lagi, kumpul-kumpul lagi. Semoga selalu begitu ya !
Ke Megamall saja lah

Kemarin, sabtu (22 nov) sore, gara2 baca iklan ada pameran komputer, setelah turun dari Polly 2, saya ngajak keluarga ke sana.
'gak capek mas ?' tanya istri
'udahlah, lanjut aja.' toh Anang jg udah berangkat maen futsal,pdhl sama2 sekapal.
Keliling 30 menitan sambil koleksi brosur, rasanya produk yg di pamerin masih itu2 saja, ya udahlah, akhrya si Azzam ngajak hang out ke mal A Yani.
Maem bakso malang, beli majalah hp, mandi bola, ke toko buku ma anak-istri, cukup deh membuat badan 'fit' lagi. Dan, pulang ke rumah, tidur, sbg finishing touch nya.
We've finished them all !

Hari jumat tgl 20 nov 08 merupakan klimaks kegiatan surveilans AI di pulau ale-ale. Seharian melakukan sampling ke desa2, malamnya dg segala keterbatasan mengisi acara penyuluhan Flu Burung di desa Sukabaru sampe jam 10 an malem. Capek but enjoy merupakan kepuasan batin.
Smoga masyarakat-minimal- faham dan sadar mengenai pentingnya kebersihan diri & ternaknya.
Alhamdulillah, pagi ini di kapal Polly 2, fikiran saya ma Anang (ye nang ye ?) lega,lepas, dan puas.
Langgan:
Entri (Atom)








